Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Joanna Andrea – Tenanglah Artwork
Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.
Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.
Joanna Andrea
Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.
“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.
Joanna Andrea
Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.
Penyanyi internasional Agnez Mo kembali mencuri perhatian publik global usai menghadiri ajang musik bergengsi iHeartRadio Music Awards 2026. Kehadirannya di karpet merah hingga momen interaksi dengan sejumlah musisi dunia langsung menjadi sorotan media internasional dan penggemar di berbagai negara.
Agnes Mo at iHeartRadio Music Awards 2026
Dalam penampilannya, Agnez Mo tampil elegan dengan gaya yang memadukan sentuhan edgy dan glamor khas dirinya. Aura bintang kelas dunia yang ia pancarkan membuat namanya ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan masuk dalam daftar trending di beberapa platform digital.
Sebelum menghadiri iHeartRadio 2026, Agnez Mo sempat membuat heboh penggemarnya dengan unggahan di media sosial. Ia membagikan beberapa foto saat berada di studio rekaman di Amerika Serikat. Dalam unggahan tersebut, Agnez terlihat serius menjalani proses produksi musik yang diduga berkaitan dengan proyek besar.
Menariknya, banyak spekulasi bermunculan bahwa aktivitas rekaman tersebut berkaitan dengan proyek serial populer Reacher Season 4. Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor ini semakin kuat setelah beberapa sumber industri menyebut Agnez Mo terlibat dalam pengisian soundtrack atau proyek khusus untuk serial tersebut.
Agnes Mo
Kehadiran Agnez Mo di iHeartRadio bukan sekadar tampil sebagai tamu, tetapi juga menjadi simbol eksistensinya sebagai salah satu musisi Asia yang sukses menembus pasar global. Sejak beberapa tahun terakhir, ia terus aktif merilis karya internasional dan berkolaborasi dengan musisi dunia.
Langkahnya yang konsisten membangun karier di Amerika Serikat kini mulai membuahkan hasil nyata. Dari panggung musik, studio rekaman, hingga kemungkinan keterlibatan dalam serial global seperti Reacher, Agnez Mo menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya penyanyi, tetapi juga entertainer kelas dunia.
Di tengah kesibukannya di luar negeri, dukungan dari penggemar Indonesia tetap mengalir deras. Tagar terkait Agnez Mo dan penampilannya di iHeartRadio 2026 ramai digunakan oleh netizen Tanah Air sebagai bentuk kebanggaan terhadap pencapaiannya.
Agnes Mo at iHeartRadio Music Awards 2026
Banyak yang menilai momen ini menjadi bukti bahwa musisi Indonesia mampu bersaing di industri hiburan internasional. Agnez Mo pun kembali membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan keberanian menembus batas adalah kunci untuk meraih panggung dunia.
Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.
Nasida Liar Artwork
Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakter Femm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.
Melalui semangat tersebut, Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.
“Nasida Liar” dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.
Femm Chem
Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. Bagi Femm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.
Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitas Femm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini, Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.
Femm Chem
Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.
Rumah produksi Rollink Action secara resmi mengumumkan penayangan film horor terbaru mereka yang paling dinantikan tahun ini, “Aku Harus Mati”. Mengangkat isu sosial yang sangat dekat dengan realita masyarakat urban saat ini, film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 April 2026.
Scene film “Aku Harus Mati”
Diproduseri oleh Eksekutif Produser Irsan Yapto dan Nadya Yapto, serta diarahkan oleh sutradara bertangan dingin Hestu Saputra, “Aku Harus Mati” menawarkan kengerian yang bukan sekadar teror kasat mata, melainkan gelapnya ambisi manusia demi validasi sosial.
“Aku Harus Mati” adalah film Horor yang ceritanya paling dekat dengan kehidupan manusia modern jaman sekarang fenomena Jual Jiwa Demi Harta, banyak masyarakat modern sekarang rela mengorbankan diri dan jiwa demi validasi dan harta sampai terlilit hutang pinjol, paylater, dan lain-lain,” ujar Irsan Yapto, Eksekutif Produser.
Sinopsis:
Cerita yang ditulis oleh Aroe Ama ini mengikuti perjalanan Mala (Hana Saraswati), seorang yatim piatu yang terjebak dalam gaya hidup hedonistik. Demi mengejar kemewahan semu, Mala terjerumus dalam lingkaran setan hutang pinjaman online (pinjol) dan paylater yang melilit hidupnya.
Scene film “Aku Harus Mati”
Dalam keputusasaan untuk menemukan kembali jati dirinya, Mala memutuskan pulang ke panti asuhan tempat ia dibesarkan. Di sana, ia kembali bertemu dengan sahabat masa kecilnya, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni), serta Ki Jago (Bambang Paningron), pemilik panti yang sudah dianggapnya sebagai ayah sendiri.
Namun, ketenangan yang dicari Mala justru menjadi awal dari petaka. Setelah mata batinnya terbuka secara misterius, Mala terlempar ke dalam serangkaian pengalaman mistis yang mengerikan. Ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tentang asal-usulnya dan rahasia kelam keluarganya: sebuah perjanjian iblis yang menjadikan nyawa orang-orang terdekat sebagai tumbal kesuksesan.
“Aku Harus Mati” membawa penonton pada klimaks yang menyesakkan dada. Mala harus menghadapi pilihan mustahil yang tidak bisa ia tolak, karena ada nyawa yang harus dibayar.
Presscon film “Aku Harus Mati”
“Film ini adalah refleksi dari fenomena ‘jual jiwa demi harta’ yang marak di sekitar kita. Kami ingin memperlihatkan bahwa teror sesungguhnya dimulai ketika manusia kehilangan kendali atas dirinya sendiri demi memuaskan gaya hidup dan validasi diri oleh lingkungan sekitar,” ujar Hestu Saputra, Sutradara.
Daftar Pemeran & Produksi
Produksi: Rollink Action
Eksekutif Produser: Irsan Yapto & Nadya Yapto
Sutradara: Hestu Saputra
Penulis Naskah: Aroe Ama
Pemeran Utama:
Hana Saraswati sebagai Mala
Amara Sophie sebagai Tiwi
Prasetya Agni sebagai Nugra
Mila Rosinta sebagai Nilam
Bambang Paningron sebagai Ki Jago
Siapakah yang akhirnya akan dikorbankan? Siapa sebenarnya pemegang perjanjian iblis tersebut? Temukan jawabannya dalam “Aku Harus Mati”, hanya di bioskop mulai 2 April 2026.
Putri Sashi (Musica Studios) berkolaborasi dengan Janita Gabriela (Sony Music) dalam menghadirkan interpretasi baru dari lagu legendaris “Merindukanmu”. Lagu yang sebelumnya dipopulerkan oleh band D’MASIV ini menjadi proyek kolaborasi spesial antara Musica Studios dan Sony Music, mempertemukan dua penyanyi perempuan dengan karakter vokal lembut dalam satu karya fenomenal.
Putri Sashi (Musica Studios) berkolaborasi dengan Janita Gabriela (Sony Music)
Ide awal perilisan lagu Putri Sashi dan Janita Gabriela ini berangkat dari pertemuan antara Musica Studios dan Sony Music yang membahas peluang menghadirkan kembali lagu-lagu hits Indonesia dengan pendekatan baru. Dari diskusi tersebut, muncul gagasan untuk menghidupkan kembali lagu “Merindukanmu”. Mereka kemudian mengusulkan lagu ini sebagai project yang dinilai sudah sangat melekat di hati para pendengar.
Bagi Janita Gabriela, lagu ini memiliki makna yang personal. Ia mengungkapkan bahwa “Merindukanmu” sudah menjadi salah satu lagu favoritnya sejak kecil. Tidak hanya tentang kisah cinta, bagi Janita lagu ini juga menggambarkan kerinduan terhadap orang-orang terdekat yang memiliki arti penting dalam hidupnya, termasuk kenangan terhadap sosok nenek tercinta.
Sementara itu rekan Janita Gabriela, Putri Sashi menilai lagu ini memiliki lirik yang begitu menyayat hati dan sangat dekat dengan pengalaman banyak orang. “Lagu ini tentang kisah percintaan yang dalam dan sangat relate dengan banyak orang. Lewat versi ini, kami ingin kembali mewakilkan perasaan para pendengar yang pernah merasakan kerinduan seperti yang diceritakan di lagu ini,” ungkap Putri.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi duet pertama bagi Putri Sashi dan Janita Gabriela. Proses mempertemukan keduanya dimulai ketika masing-masing menerima materi lagu beserta aransemen terbaru. Setelah mendengarkan konsep yang disiapkan, keduanya kemudian memulai proses produksi di studio rekaman Sony Music.
Merindukanmu-Putri-x-Janita
Untuk sesi rekaman vokal, prosesnya dilakukan secara intens. Putri juga mengungkapkan bahwa ia langsung terkesan dengan kemampuan vokal Janita sejak pertama kali mendengarnya. “Aku suka banget sama suaranya. Setelah ngobrol, ternyata orangnya juga sangat menyenangkan, sehingga chemistry kami cepat terbentuk,” kata Putri.
Janita pun merasakan pengalaman yang menyenangkan selama proses kolaborasi ini. Menurutnya, menyatukan karakter vokal dengan Putri terasa cukup nyaman karena warna suara Putri yang lembut sehingga harmoni keduanya bisa menyatu dengan baik.
Membawakan lagu yang sudah sangat populer tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Lagu “Merindukanmu” telah begitu melekat dengan versi aslinya dari D’MASIV, sehingga keduanya merasa perlu memberikan sentuhan baru tanpa menghilangkan esensinya.
Dalam versi ini, “Merindukanmu” dikemas dengan aransemen akustik yang lebih segar dan modern, lengkap dengan berbagai improvisasi nada yang memperkaya dinamika lagu. Perpaduan karakter vokal keduanya yang lembut juga menghadirkan nuansa berbeda dibandingkan versi aslinya.
Melalui single ini, Putri Sashi dan Janita Gabriela berharap “Merindukanmu” tetap mampu menyampaikan emosi yang sama kuatnya seperti lagu aslinya.
“Kami berharap lagu ini tetap sampai kepada para pendengarnya dan bisa menyentuh hati banyak orang,” ujar Putri.
Merindukanmu-Putri-x-Janita
Janita pun berharap versi terbaru ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan menjadi favorit bagi para penikmat musik Indonesia.
Dengan kolaborasi antara Musica Studios dan Sony Music, serta sentuhan aransemen yang lebih modern, “Merindukanmu” versi Putri Sashi dan Janita Gabriela diharapkan mampu menghadirkan kembali rasa rindu yang sama, namun dengan nuansa yang lebih segar.
“Merindukanmu” dari Putri Sashi dan Janita Gabriela sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital di Maret 2026.
Penampilan musisi Sigit Wardana dalam rangkaian perayaan Lebaran di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, menjadi salah satu sorotan publik. Meski sempat diwarnai hujan deras yang menyebabkan penundaan jadwal, acara tetap berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para penonton.
Sigit Wardana
Sigit Wardana dijadwalkan tampil pada pukul 20.00 WIB. Namun, hujan deras yang mengguyur kawasan Monas membuat penampilan tersebut harus diundur hingga pukul 22.00 WIB. Kendati demikian, ribuan penonton tetap bertahan di lokasi dan menunggu hingga hujan reda.
“Yang paling spesial pastinya vibes kekeluargaannya. Ditambah lagi semalam ada hujan deras yang bikin jadwal mundur. Tapi justru itu yang bikin spesial, melihat antusiasme penonton yang rela menunggu,” ujar Sigit Wardana.
Dalam penampilannya, Sigit Wardana membawakan empat lagu. Salah satu lagu yang paling dinantikan penonton adalah single solonya berjudul “Kisah Hidup Bapak Bapak.” Lagu tersebut dinilai relevan dengan suasana Lebaran, di mana banyak keluarga hadir bersama untuk menikmati hiburan di ruang publik.
Suasana hangat terasa sepanjang penampilan, dengan penonton dari berbagai kalangan—mulai dari anak-anak hingga orang tua ikut bernyanyi bersama.
Sigit Wardana at Monas Week – Lebaran Di Monas
Sigit Wardana mengungkapkan bahwa momen tersebut menjadi pengalaman yang berkesan dalam kariernya. Terlebih, ia dapat tampil di momen Lebaran yang identik dengan kebersamaan dan saling berbagi kebahagiaan.
“Melihat mereka tetap bertahan dan ikut bernyanyi setelah hujan, itu jadi momen yang sangat berkesan,” katanya.
Sigit wardana
Lebih lanjut, Sigit Wardana juga membagikan rencana proyek musik terbarunya. Saat ini, ia tengah merampungkan mini album (EP) yang direncanakan rilis pada pertengahan tahun. EP tersebut akan menghadirkan kombinasi lagu lama yang diaransemen ulang serta sejumlah lagu baru.
Ia berharap karya terbarunya dapat menjadi bentuk apresiasi bagi para pendengar sekaligus menghadirkan warna musik yang segar.
Sigit Wardana
Menutup pernyataannya, Sigit Wardana menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang telah hadir dan menunggu penampilannya hingga larut malam.
“Terima kasih sudah menunggu. Semoga penampilan ini bisa menjadi penutup Lebaran yang manis,” tutupnya. (EH)
Yayasan Permata Sanny Peduli bersama Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) kembali menggelar aksi sosial dengan menyalurkan 100 paket sembako Lebaran kepada para jurnalis di Jakarta menjelang Idul Fitri 1447 H.
YPJI
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan kedua lembaga tersebut, sekaligus wujud kepedulian terhadap para wartawan yang terus menjalankan tugas di lapangan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui YPJI untuk kemudian didistribusikan kepada para jurnalis penerima manfaat.
Pendiri Yayasan Permata Sanny Peduli, Permata Warokka, mengaku bersyukur kegiatan berbagi bersama YPJI ini kembali terlaksana tahun ini.
“Kami sangat bahagia bisa kembali menyalurkan 100 paket sembako Lebaran bagi para jurnalis di Jakarta melalui YPJI. Ini memang sudah menjadi agenda rutin kami setiap tahun,” ujar Permata.
Ia juga menekankan bahwa momentum Ramadan harus dimaknai sebagai waktu untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan, khususnya di kalangan insan pers.
“Kegiatan seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berbagi dan peduli. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi, terutama di lingkungan jurnalis yang memiliki peran penting bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum YPJI, Andi Arif, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai aksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata solidaritas antar sesama.
YPJI
“Alhamdulillah, tahun ini YPJI dengan dukungan Permata Sanny Peduli kembali bisa berbagi dengan rekan-rekan jurnalis. Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk kepedulian dan solidaritas kami terhadap sesama, khususnya di bulan penuh berkah ini,” ungkapnya.
Senada, Sekretaris Umum YPJI, Indrawan Ibonk, mengatakan antusiasme para wartawan terlihat tinggi saat pembagian paket Lebaran berlangsung. “Para wartawan sangat antusias menghadiri kegiatan ini. Kami berharap agenda seperti ini dapat terus digelar secara rutin setiap tahun,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Permata Sanny Peduli dan YPJI tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di kalangan jurnalis, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Di samping itu, yang juga perlu diketahui, bahwa di penghujung Ramadan ini Permata Sanny Peduli melalui Scholars of Sustenance (SOS) Indonesia juga telah mendistribusikan sekitar 700 paket donasi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan ini difokuskan pada kelompok masyarakat rentan dan keluarga prasejahtera yang tersebar di wilayah Jakarta, Bekasi, Bandung, dan Tangerang.
YPJI
“Ramadan adalah momen pengingat bagi kita semua untuk melihat ke sekeliling dan mengulurkan tangan bagi mereka yang membutuhkan,” sebut Permata.
“Kami berharap 700 paket bantuan ini dapat membawa kebahagiaan, memenuhi kebutuhan nutrisi saat berbuka maupun sahur, serta sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang,” pungkas Permata.
Menjelang penayangannya yang sangat dinanti pada momen Lebaran 2026, film sci-fi keluarga “Pelangi di Mars” resmi merilis Music Video (MV) untuk original soundtrack utamanya yang berjudul “Come Back to Me” dinyanyikan oleh Dimas senopati.
Ost PDM – _Come Back To Me_ Dimas Senopati
Dibawakan oleh penyanyi dengan vokal kuat, Dimas Senopati, MV ini dirilis oleh Mahakarya Pictures sebagai “bocoran” keindahan visual dan kedalaman cerita yang akan tersaji dalam film dengan cerita petualangan anak tersebut.
MV “Come Back to Me” menampilkan Dimas Senopati menyanyikan lagu yang megah dan menginspirasi dengan latar belakang kemegahan Planet Mars. Diambil sepenuhnya di Doss Guava XR Studio, MV ini memberikan gambaran nyata teknologi Virtual Production yang digunakan dalam film, sekaligus mempertegas pesan utama: bahwa anak Indonesia mampu melakukan apa saja, bahkan memimpin misi di luar angkasa.
Representasi Kegigihan dan Spirit Pelangi Lagu “Come Back to Me” dari Dimas Senopati bukan sekadar pelengkap, melainkan nyawa dari perjalanan Pelangi dalam mencari jalan pulang ke Bumi. Produser “Pelangi di Mars”, Dendi Reynando, menekankan pentingnya kualitas musik yang setara dengan kualitas visual filmnya.
DIMAS SENOPATI
“Untuk Pelangi di Mars, kami ingin membawakan original soundtrack yang tidak kalah megah dan indah dari filmnya. ‘Come Back to Me’ membawakan spirit yang dimiliki cerita ini, menunjukkan kegigihan Pelangi untuk kembali ke Bumi demi menyelamatkan hari,” ungkap Dendi Reynando.
Karya yang Lahir dari passion dan Ketulusan Bagi Dimas Senopati, terlibat dalam proyek ini adalah sebuah kebanggaan besar. Ia merasa energi dari ratusan kru yang membangun film ini selama lebih dari lima tahun tersalurkan lewat nada-nada yang ia nyanyikan.
“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari proyek yang dibangun dari passion dan ketulusan para kreator serta ratusan orang yang bekerja di balik layar. Saya berharap ‘Come Back to Me’ bisa menggambarkan kegigihan sosok Pelangi yang sangat menginspirasi bagi siapa saja yang mendengarnya,” ujar Dimas Senopati.
Sinema Keluarga yang akan tayang di Lebaran 2026 ini dibintangi oleh jajaran aktor papan atas seperti Messi Gusti, Lutesha, Myesha Lin, Rio Dewanto, hingga Livy Renata. Selain itu, keseruan petualangan Pelangi bersama teman-teman robotnya akan dihidupkan oleh pengisi suara Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Bimo Kusumo, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya.
DIMAS SENOPATI
Lewat film ini, penonton diajak mengikuti kisah Pelangi, manusia pertama yang lahir di Mars, karena ia terdampar bersama ibunya, Pratiwi. Bersama teman-teman robotnya, Pelangi melanjutkan misi ibu Pratiwi untuk menemukan mineral bernama Zeolith Omega yang dapat menjadi solusi untuk krisis air bersih di Bumi dan bertemu dengan ayah Pelangi.
Sambil menunggu filmnya tayang di bioskop, saksikan MV “Come Back to Me” di kanal YouTube resmi Mahakarya Pictures. Bersiaplah mengikuti petualangan “Pelangi di Mars” di seluruh bioskop Indonesia mulai Lebaran, 18 Maret 2026.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan ikuti akun media sosial resmi kami di @pelangidimars dan @mahakaryapictures.
Setelah menyapa pendengar lewat “Cerah Hari Ini”, unit dance-punk veteran asal Jakarta, Agrikulture, kembali melanjutkan perjalanan musikalnya dengan merilis single terbaru bertajuk “Terang Di Gelap Cahaya”. Lagu ini menjadi penegasan identitas mereka sebagai band yang konsisten meramu groove, ironi, dan refleksi hidup urban ke dalam komposisi yang memicu gerak tubuh sekaligus kerja pikiran.
Artwork – Terang Di Gelap Cahaya
Terinspirasi oleh semangat dance-punk dan post-punk ala Talking Heads hingga The Rapture, Agrikulture tetap menjadikan bass dan ritme sebagai fondasi utama. Namun, sebagai entitas yang lahir dari latar belakang DJ, mereka tidak membatasi diri pada satu pakem. Dalam “Terang Di Gelap Cahaya”, elemen funk, disco, dan new wave melebur menjadi sebuah arsitektur musik yang repetitif namun kaya akan lapisan emosi subtil.
Jika “Cerah Hari Ini”, Agrikulture menangkap optimisme spontan, “Terang Di Gelap Cahaya” hadir dengan perspektif yang lebih matang. Lagu ini lahir dari kegelisahan yang sangat personal, sebuah curahan rasa tentang pencarian jawaban, ketenangan, kenyamanan, dan kebahagiaan, tanpa benar-benar tahu harus memulai dari mana. Alih-alih berteriak, keresahan itu “menyapa lewat nada”, menjadikan musik sebagai medium paling jujur untuk berbicara ketika kata-kata terasa tidak cukup.
Ada semangat seperti pesan yang Agrikulture yang dilepaskan ke ruang luas, serupa metafora message in a bottle ala The Police, sebuah harapan sederhana bahwa setidaknya ada yang mendengar. Karena di era digital, lagu memiliki kesempatan menjangkau penjuru dunia, menyebarkan suara kecil yang mungkin terasa tak berarti, namun tetap ingin didengar. “Dengarkan kami sebar suara ke seluruh penjuru dunia” bukan sekadar lirik, melainkan refleksi dari kebutuhan dasar manusia untuk terhubung.
Agrikulture
Secara liris, Agrikulture tetap setia pada gaya observasional mereka: lugas, ironis, dan bebas dari romantisasi emosi berlebihan. Pilihan kata yang minimalis bukan tanpa alasan—kadang ketika seseorang terlalu resah, justru ia menjadi hampir tak bersuara. Speechless. Tidak tahu harus berkata apa lagi. Dan bukankah dalam kebisingan hari ini, panjang lebar pun belum tentu benar-benar didengar?
“Lagu ini adalah pengingat tentang bertahan dan menemukan makna terang versi masing-masing, bahkan ketika cahaya terasa samar,” ungkap Agrikulture.
Pada akhirnya, “Terang Di Gelap Cahaya” tidak menawarkan solusi besar atau janji muluk. Ia hanya menyuarakan harapan yang sangat manusiawi: setidaknya menemukan sedikit terang di ruang yang terasa gelap tanpa cahaya.
Agrikulture
Sejak kemunculannya di awal 2000-an, Agrikulture telah mengukuhkan posisi mereka lewat album “Dawai Damai” (2007) dan “Terang Benderang” (2011). Melalui single terbaru ini, mereka kembali membuktikan relevansinya di skena musik independen Indonesia, memilih jalur berbeda dengan menghadirkan musik yang danceable namun tetap artistik, reflektif, dan kontekstual dengan denyut kehidupan urban hari ini “Terang Di Gelap Cahaya” tersedia di seluruh platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music .
Memasuki Putaran ke 17, Kegiatan Niaga Safari Bazaar yang di inisiasi oleh Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) berlangsung semakin meriah karena mendapat sambutan dan dukungan yang positif dari para konsumen di tiap lokasi pelaksanaannya.
Safari Bazaar 17 Signature Park Grande
Digelar serentak dari tanggal 25 Februari 2026 sampai 7 Maret 2026 di 5 proyek hunian yaitu Sahid Sudirman Residence, Maple Park Sunter, Signature Park Grande Cawang Jaktim, Victoria SquareTangerang dan Permata Hijau Suites Jaksel, Safari Bazaar 17 ini semakin menarik minat para pelaku niaga, influencer, Beauty Pageant, Komunitas, masyarakat pengunjung dan penghuni.
Safari Bazaar 17 semakin istimewa dengan kehadiran Roselina Sekar, selaku Miss Supraglobal 2026 yang berhasil keluar sebagai pemenang di putaran final dunia di India. Gadis cantik asal Jogjakarta yang memiliki nama panjang Ar. Rr. Roselina Risang Sekar Limbangsari ini hadir juga sebagai Juru bicara Program Safari bazaar ke 17.
“Kehadiran saya di kegiatan di Safari Bazar ke-17 ini merupakan salah satu wujud dari komitmen saya untuk terus memberikan dampak baik bagi orang-orang di sekitar saya dengan aktif menyuarakan pentingnya peran generasi muda dalam pelestarian lingkungan. Karena di sini kita bisa sembari bercengkrama dan berdialog dengan orang-orang yang hadir di sini untuk sharing terkait insight dan knowledge yang kita punya”, jelas Roselina.
Roselina Sekar_Miss Supraglobal 2026
“Di sini kami tidak hanya berbelanja atau bersilaturahmi, tetapi juga berdialog dan saling berbagi insight serta pengetahuan yang dimiliki. Saya melihat Safari Bazaar sebagai medium untuk menyampaikan nilai dan pesan yang saya bawa, dengan harapan dapat memberikan dampak nyata bagi orang-orang di sekitar,” tambah Roselina lagi.
Selain Roselina Ada juga Jehu Jedija Lay dikenal sapaan Jedi (Mister Supranational Indonesia 2026) sebagai Juru Bicara di Safari Bazaar ke 17 ini mengungkapkan adanya program dukungan terhadap sekolah disabilitas pensacola di Maple Park dimana ada booth sekolah Disabilitas yang juga menampilkan hasil karya dari temen temen Disabilitas serta Jedi juga perform bareng bersama anak anak Disabilitas dengan Tarian dan Nyanyian bersama. Jedi sendiri punya Advokasi yg turut mengembangkan Potensi anak anak atau orang Disabilitas untuk bisa berkarya maksimal.
Jehu Jedija Lay
Presdir RINS Kombis, Ruby Herman menjelaskan bahwa kegiatan Safari Bazaar yang masih konsisten mendukung pergerakan perekonomian nasional dengan cara mempertemukan pelaku usaha dagang dan konsumen di areal proyek hunian tersebut tetap setia memberikan sumbangsih terhadap kegiatan ekonomi peserta bazaar nya,
“Yes, kita tetap memberikan sumbangsih dengan cara memberikan berbagai kemudahan buat peserta program safari Bazaar ini seperti memberikan boothnya Gratis buat para merchant serta membuat promosi yang maksimal ke masyarakat dan berbagai komunitas agar kegiatan penjualan product dan Jasa para peserta mendapat antusias sangat tinggi dari pengunjung dan komunitas”, tutur Ruby.
Di Safari bazaar 17 yang berlangsung tepat di bulan ramadan ini, RINS Kombis juga membuat kemasan – kemasan menarik yang berbeda dibanding bazaar – bazaar sebelumnya.
Ruby Herman bersama Anak Disabilitas dan Jedi
“Ya selalu beda dong, kali ini kita kombinasikan berbagai konsep agar lebih menarik, ada Fashion Show, Barongsai dan juga dance performance, lomba nyanyi lomba melukis dan ngabuburit bareng bersama Puteri Mister and Miss serta talent Show. Kali ini kami juga bekolaborasi dengan Bank Mandiri yang memberikan banyak benefit dari Bank Mandiri seperti Cash Back, foto 360 dll, selain itu ada juga Kolaborasi dengan KOC Project untuk kelas pembuatan Konten (menjadi Konten Kreator di Jaman Now). Bahkan memasuki Serie ke 17 ini banyak orang – orang pemerintahan ikut hadir memeriahkan acara Safari Bazaar”, ungkap Ruby lagi.
Menurut Ruby, selain bisa menjadi wadah penggerak ekonomi lokal, seluruh rangkaian Safari Bazaar dari awal sampai sekarang jadi sarana memperluas ekosistem bisnis yang berkelanjutan apalagi bazaar ini juga dikemas sedemikian rupa menyajikan banyak acara – acara menghibur Lainnya, oleh karena itu RINS Kombis selalu mengadakan evaluasi menyeluruh setiap selesai Safari Bazaar per serie nya.
“Kami tetap evaluasi dan menerima masukan dari Semua stakeholder, dan kami ingin memberikan yang terbaik sehingga bisa membantu meningkatkan laju roda ekonomi lewat Safari Bazaar”, terang Ruby.
Dokumentasi Safari bazaar 17 1
Di Safari Bazaar 17 ini pihak RINS Kombis masih berkolaborasi dengan dengan para Beauty Pageant yang hadir membagikan pengalamannya kepada pengunjung Safari Bazaar 17 terkait insight dan knowledge yang mereka punya. Para beauty Pageant yang hadir menyemarakan acara antara lain : Naufal Daffa (1st Runner up Mister Tourism Indonesia 2026), Robert Fernando (3rd Runner up Mister Tourism Indonesia 2026), Fathur Rachman Alghazali (2nd Runner up Mister Tourism Teen Indonesia 2026), Nagia Halisa (Miss Tourism International Indonesia 2024), Apriliani Saragih (Miss Tourism Favorite 2026), Nadine Kirana (Miss Tourism Teen Indonesia Favorite 2026), Aliya Putri (1st Runner up Miss Tourism Indonesia 2026), Esa Yunanda (3rd Runner up Miss Tourism Indonesia), Vanessa Zahra (Miss Supraglobal 2026), Priskilla Jelita (Miss Tourism Favorite 2026), Miss Ratih Widiartha (Miss Universe Indonesia 2023). Selain dihadiri oleh sejumlah influencer, KOL, serta finalis kontes kecantikan nasional.
Safari Bazaar putaran 17 digelar secara menarik banyak ide – ide seru dan heboh karena ada kolaborasi dengan Pihak Perbankan dan juga para Gen Z yang Kreatif. Kegiatan niaga yang digelar tidak hanya menampilkan hiburan melainkan juga di barengi oleh berbagai aktifitas yang out of the box seperti kegiatan yang bersifat pengecekan Kesehatan, kecantikan, talkshow, lomba – lomba, open mic dan banyak lagi.
Ruby Herman mengingatkan para masyarakat yang belum sempat hadir di Safari Bazaar 17 untuk datang di Safari Bazaar 18 yang akan digelar di awal bulan Mei 2026 nanti.
“Sampai jumpa dan tunggu kejutan di Safari Bazaar 18 di bulan Mei nanti”, tutup Ruby Herman.