Monday, August 10, 2026
Home Blog Page 2

Girl band anak ‘Sparkle’ rilis single debut “Sampai Kita Besar Nanti”

0
Girl band anak bernama ‘Sparkle’ baru saja melakukan debut dan merilis single perdana bertajuk “Sampai Kita Besar Nanti”. Melalui single perdananya ini, girl band yang beranggotakan Schalea Fasyannira, Fayra Sukma Anjani, dan Safaa Nafisa Anfasa ini mengangkat tema momen persahabatan dan kebersamaan antara teman dalam suka maupun duka.
Sparkle
Sparkle
Single “Sampai Kita Besar Nanti” menampilkan aransemen dan warna musik ceria dengan lirik yang mudah diingat, serta koreografi yang enerjik dan gemas di kemasan video musiknya. Seluruh konsep mulai dari audio dan video musik dari single nya ‘Sparkle’. digarap sedemikian rupa agar terasa dekat dengan keseharian anak-anak.

Lagu ‘Sampai Kita Besar Nanti’ yang memuat pesan pesan positif dalam menjaga persahabatan ini menjadi langkah awal Sparkle dalam meramaikan industri musik anak Indonesia.

Menyimak konsep di musik videonya yang telah tayang resmi di Youtube Channelnya, ‘Sparkle’ tampil dengan konsep yang penuh warna dan menggambarkan keceriaan khas anak.

Sejak pertama kali ditampilkan saat perform di acara peluncuran singlenya dan di seluruh media sosial, lagu ‘Sampai Kita Besar Nanti’ dari ‘Sparkle’ mendapat sambutan hangat dari anak-anak yang hadir dan menyaksikan di media sosial.

Single ‘Sampai Kita Besar Nanti’ ditulis oleh penulis lagu, aranjer dan guru vokal Bemby Noor.

“Untuk bisa menulis lagu dengan tema seperti ini, saya harus flashback kembali membayangkan ingatan saya tentang masa SD dahulu. Saya harus mengingat kembali masalah – masalah apa saja yang muncul saat saya kecil dulu “, terang Bemby.

Sparkle
Sparkle

Menurut Bemby, Lagu ini menggambarkan bagaimana teman memiliki peran penting dalam menemani setiap momen. Melalui liriknya, ‘Sparkle’ ingin mengajak anak-anak Indonesia untuk lebih menghargai teman.

Trio ‘Sparkle’ adalah teman yang sudah saling kenal sejak Sama – sama di playground TK. Pengalaman itulah yang kemudian terasa selaras dengan pesan yang ingin disampaikan melalui single “Sampai Kita Besar Nanti”, yaitu persahabatan.

Single “Sampai Kita Besar Nanti” sudah bisa di simak di seluruh Digital Store Platform, sementara itu jangan lupa juga untuk menyaksikan video musiknya di Youtube sambil bernyanyi, menari, dan menikmati pesan positif yang dibawakan oleh ‘Sparkle’.

Unit Deathmetal, Siksa Kubur, luncurkan EP “Dari Langit”

0
Selama hampir tiga dekade, Siksa Kubur terus menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam perjalanan musik ekstrem Indonesia. Berdiri sejak tahun 1996, unit Deathmetal asal Jakarta ini telah menapaki berbagai fase perjalanan yang panjang, mulai dari panggung ke panggung komunitas, pertunjukan di berbagai kota di Indonesia, hingga festival berskala Internasional.
ARTWORK SIKSA KUBUR - DARI LANGIT
ARTWORK SIKSA KUBUR – DARI LANGIT

Konsistensi mereka juga dibuktikan melalui rangkaian tur Nasional maupun Asia yang semakin mempertegas eksistensinya di skena musik ekstrem. Kini, Siksa Kubur kembali menghadirkan karya EP album bertajuk “Dari Langit” yang dirilis via Youtube BrutalMind Records pada 02 Juli 2026. Sebuah rilisan yang menawarkan pendekatan konseptual dengan mengangkat kisah fiksi mengenai kehidupan ekstraterestrial dan asal mula peradaban manusia, sekaligus mengajak pendengar merenungkan konsekuensi dari setiap pilihan yang akan menentukan masa depan peradaban.

“Dari Langit” milik Siksa Kubur berbicara tentang kehidupan ekstraterestrial. Kisah ini dibangun secara fiksi menceritakan tentang awal penciptaan umat manusia dan turunnya sebuah keilmuan yang datang dari entitas langit. EP ini membawa pesan tentang konsekuensi pilihan yang akan manusia terima kelak.” Ujar Septian Maulana.

Secara musikal, “Dari Langit” tetap berakar kuat pada karakter Deathmetal klasik yang menjadi identitas Siksa Kubur, dengan terpengaruh dari nama-nama seperti Cannibal Corpse, Malevolent Creation, Deicide, Morbid Angel, dan Suffocation. Di sisi lain, EP ini juga memperluas eksplorasi musikal melalui sentuhan Blackmetal ala Emperor, Immortal, dan Satyricon, dan juga dipadukan dengan elemen Progressive Rock dan Progressive Deathmetal yang terinspirasi dari Opeth, Rush, hingga Death, serta nuansa Thrash dan Heavy Metal yang akhirnya memperkaya dinamika komposisi dari karyanya.

Visual artwork untuk “Dari Langit” dikerjakan oleh Andik Godfinger. Sementara, proses mixing dipercayakan kepada Adria Sevrianto dan mastering diselesaikan oleh Hamzah, yang menghasilkan sajian audio yang mampu merepresentasikan atmosfer gelap sekaligus megah yang menjadi benang merah dari keseluruhan konsep EP Siksa Kubur ini.

Untuk video sendiri dikerjakan oleh BSA Graphics dan layoutnya oleh Pradana Graphics. Sebagai tindak lanjut perilisan “Dari Langit” ini, Siksa Kubur telah menyiapkan sejumlah agenda, termasuk showcase di Jakarta dan Bali yang akan menjadi titik awal untuk memperkenalkan materi terbaru mereka secara langsung kepada publik. Selain itu, band ini juga tengah mempersiapkan rangkaian penampilan di berbagai kota serta tur lanjutan sebagai bagian dari promosi EP tersebut.

Siksa Kubur
Siksa Kubur

Saat ini Siksa Kubur di perkuat oleh Septian Maulana : Vokal, Andre Tiranda : Guitar, Ricky Rangga : Guitar II, Adhytia Perkasa : Drum dan Krisnanda Yusuf : Additional Guitar

Melalui “Dari Langit”, Siksa Kubur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pelopor Deathmetal Indonesia yang terus berevolusi tanpa kehilangan akar musikalnya. EP ini bukan sekadar menghadirkan agresivitas musikal, tetapi juga menawarkan sebuah narasi konseptual yang mengajak pendengar menelusuri batas antara mitologi, fiksi, dan refleksi terhadap eksistensi manusia.

Track list EP Siksa Kubur – Dari Langit sbb : Scene I – Prologos, Scene II – Demolisi (Holoskaustos), Scene III – Niskala Mata, Scene IV – Epilogos (Tou Khaos).

Billkiss luncurkan single baru berjudul “Beruntung”

1
Band pop asal Bogor, Billkiss, kembali merilis single terbaru berjudul “Beruntung” yang sudah tersedia di seluruh digital streaming platform sejak 30 Juni 2026. Masih membawa nuansa khas Billkiss dengan warna pop manis dan ceria, lagu ini hadir dengan energi positif yang hangat dan menyenangkan.
ARTWORK BERUNTUNG - BILLKISS jpg
ARTWORK BERUNTUNG – BILLKISS jpg

“Beruntung” menceritakan tentang dua orang yang sama-sama merasa beruntung karena dipertemukan di saat keduanya sedang sendiri. Lagu ini menggambarkan perasaan hangat ketika akhirnya menemukan seseorang yang tepat, di waktu yang tepat. Bahkan, cerita dalam lagu ini bisa menjadi lanjutan dari single Billkiss sebelumnya, “Layar Hati”.

Lagu ini ditulis oleh Helvi Eriyanti, bassist Billkiss. Proses rekaman dilakukan di Lancar Jaya Studio dengan bantuan Acoy Rocker Kasarunk dan Band Omom yang turut membantu dalam proses aransemen. Untuk proses mixing, lagu ini juga dikerjakan oleh Acoy di studio yang sama.

Sebagai penulis lagu sekaligus bassist Billkiss, Helvi percaya bahwa setiap orang pada akhirnya akan dipertemukan dengan sosok yang tepat di waktu yang tepat. Karena itu, sebelum bertemu dengan orang tersebut, kita juga perlu mempersiapkan diri untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Saat energi baik itu tumbuh, manusia terbaik pun akan datang dengan energi yang sama.

Billkiss
Billkiss

Sementara itu, Maulin sebagai vokalis Billkiss menambahkan bahwa setiap orang memiliki versi “beruntung”-nya masing-masing. Karena itu, penting untuk mensyukuri apa yang dimiliki saat ini dan menikmati setiap proses kehidupan yang dijalani.

Melalui “Beruntung”, Billkiss berharap lagu ini bisa menemani banyak orang dan menularkan energi positif kepada siapa pun yang mendengarkannya.

Single “Beruntung” akan resmi dirilis pada 30 Juni 2026 dan dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform.

Juliet Project luncurkan single elegan bertajuk “Kisah Hidup”

0
Juliet Project new formation kini hadir menawarkan musik yang lebih eksperimental dengan memainkan musik genre pop rock indie 80s-90s yang lebih fresh.
Artwork Kisah Hidup
Artwork Kisah Hidup

Trio Juliet Project Zidni Hakim (vokal), Willy Kinan (gitar) dan Bimo Sulaksono (bass, piano / synth, drum) memperkenalkan single berjudul “Kisah Hidup” yang ditulis oleh Bimo Sulaksono sendiri.

Lagu “Kisah Hidup” dari Juliet Project ini menceritakan tentang curhatan kisah dinamika isi jiwa hati dari seseorang yang baru saja bangkit dari keterpurukan.

Video musik lagu “Kisah Hidup” yang telah tayang di Youtube Channel Juliet Project sendiri dibuat atau di generated mengunakan AI oleh Bimo Sulaksono. Konsep cerita di video musiknya mnceritakan tentang se-gerombolan perampok yang selamat dari bahaya kejaran aparat.

Berbeda dengan lagu – lagu Bimo Sulaksono sebelumnya yang sering mengeksplorasi musik dan sound 60 sampai 70an, pada single terbarunya ini Bimo, Zidni dan Willy terasa lebih kalem, santai dan banyak memunculkan sound – sound vintage di tahun 80an yang disengaja atau tidak terasa lebih jazzy dan elegan dari sebelumnya.

Juliet Project
Juliet Project

Juliet Project berharap dengan dirilisnya single “Kisah Hidup” bisa ikut meramaikan panggung musik Indonesia. Juliet Project sendiri memprediksi kembali bahwa aliran musik alternative indie 80s-90s bakal kembali muncul dan meramaikan industri musik tanah air ke depannya.

“Semoga single terbaru “Juliet Project” ini bisa diterima dan didengar sepanjang masa dikancah musik pop rock indie tanah air”, tegas Bimo Sulaksono.

Selain video  musiknya bisa di tonton di Youtube Channel Juliet Project, Single bertajuk “Kisah Hidup” ini sudah bisa disimak diseluruh Digital Store Platform.

Funky Kopral kembali hadir dengan single anyar “Terus Melangkah”

0
Band Funk legendaris Indonesia, Funky Kopral, resmi membuka babak baru dalam perjalanan karier mereka melalui perilisan single terbaru bertajuk “Terus Melangkah”. Lebih dari sekadar karya baru, lagu ini menjadi simbol lahirnya semangat baru Funky Kopral dengan bergabungnya vokalis dan basis baru yang membawa energi segar tanpa meninggalkan karakter khas yang telah menjadi identitas band selama bertahun-tahun.
Art Work Terus Melangkah
Art Work Terus Melangkah

Sebagai salah satu pionir musik Funk di Indonesia, Funky Kopral kembali menegaskan eksistensinya lewat sebuah lagu yang mengangkat tema tentang harapan, keteguhan hati, dan keberanian untuk terus melangkah menghadapi setiap fase kehidupan.

“Terus Melangkah” menyampaikan pesan sederhana namun kuat: hidup akan terus berjalan, apa pun keadaan yang sedang dihadapi. Dalam kondisi apa pun, setiap orang diajak untuk tetap optimis, bangkit dari keterpurukan, dan terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik.

“Pesan utama dari lagu ini adalah hidup akan terus berjalan, apa pun keadaan yang sedang kita hadapi. Dalam kondisi apa pun, kita harus tetap optimis, terus bangkit, dan terus melangkah ke depan.ujar personil Funky Kopral.

Single ini juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan Funky Kopral. Formasi baru lahir dari hubungan pertemanan yang berkembang melalui banyak diskusi dan kesamaan visi untuk membawa band terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan identitasnya.

Chemistry antarpersonel terbentuk secara alami melalui berbagai sesi jamming dan eksplorasi musikal. Perbedaan latar belakang justru melahirkan warna baru yang semakin memperkaya karakter musik Funky Kopral.

“Setiap personel memiliki karakter dan pengalaman musikal yang berbeda. Justru perbedaan itulah yang memberi warna baru dalam musik Funky Kopral tanpa menghilangkan identitas yang sudah dikenal selama ini.”terang Funky Kopral.

Judul “Terus Melangkah” dipilih karena merepresentasikan perjalanan Funky Kopral sekaligus menjadi refleksi kehidupan setiap orang.

Funky Kopral
Funky Kopral

“Judul ini sangat mewakili perjalanan Funky Kopral maupun kehidupan sehari-hari kita semua. Apa pun yang terjadi dan bagaimana pun kondisinya, kita harus tetap melangkah. Lagu ini menjadi simbol semangat baru Funky Kopral untuk terus berkarya.” Tambah Funky Kopral.

Dalam proses produksinya, lagu ini dikerjakan secara kolaboratif oleh seluruh personel. Lirik ditulis oleh Hebron Christiansen Nababan (Ebon) bersama Rio, sementara komposisi diciptakan oleh Robbi Wibowo (Robbi), Hebron Christiansen Nababan (Ebon), Arif Handoko (Coco), dan Dimas Reza Kurniawan (Echa). Aransemen musik digarap bersama oleh Robbi, Ebon, Coco, dan Echa, dengan Bayu Randu bertindak sebagai produser dan owner dari label Greenland.

Bagi para Funchopat, perubahan formasi bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari langkah baru yang lebih segar. Funky Kopral menegaskan bahwa semangat mereka untuk terus berkarya tidak pernah berubah.

“Sampai hari ini Funky Kopral masih terus berkarya. Perubahan formasi adalah bagian dari perjalanan sebuah band, tetapi semangat dan komitmen kami untuk terus menghasilkan karya tetap sama.” Terang Bayu Randu produser sekaligus owner dari label Greenland.

“Terus Melangkah” menjadi pembuka dari rangkaian karya yang tengah dipersiapkan Funky Kopral. Band ini mengungkapkan bahwa mereka sedang menggarap materi-materi baru yang akan segera diperkenalkan kepada publik dalam waktu mendatang.

Melalui single ini, Funky Kopral berharap dapat kembali menjangkau para pendengar lama sekaligus memperkenalkan musik mereka kepada generasi baru.

Funky Kopral
Funky Kopral

“Kami berharap lagu ‘Terus Melangkah’ bisa dinikmati oleh semua penikmat musik, khususnya Funchopat yang selama ini selalu mendukung perjalanan Funky Kopral. Semoga lagu ini juga bisa diterima oleh generasi baru dan menjadi teman dalam perjalanan hidup mereka.”tutur Robby Funky Kopral.

Dengan formasi baru, semangat baru, dan karya yang lahir dari optimisme, Funky Kopral membuktikan bahwa perjalanan mereka masih terus berlanjut. “Terus Melangkah” bukan sekadar judul lagu, tetapi juga menjadi filosofi perjalanan band untuk terus tumbuh, beradaptasi, dan berkarya bagi musik Indonesia.

Finalmorph luncurkan single eksperimen bertajuk “Unholy”

0
Band bergenre modern metal asal Banjarmasin, “Finalmorph” meluncurkan single terbarunya yang bertajuk “Unholy”. Lagu ini mengusung eksperimen dengan menambahkan unsur etnik alat musik traditional Kalimantan selatan yaitu “Panting” Kedalam komposisi aransemennya, hal ini tentu saja enambah nuansa baru dalam Musikalitas mereka.
Art work Finalmorph Unhly
Art work Finalmorph Unhly

“Unholy” adalah tentang pergumulan batin, godaan besar dan keputus asaan yang apa bila di turuti akan menghantarkan kepada kesesatan oleh si jahat. “Finalmorph” menggambarkan Kelepasan dari si jahat hanya dapat terwujud dengan penyerahan diri kepada sang maha kuasa dan keberanian untuk melawan hasrat jahat yang berusaha memanipulasi serta menyesatkan diri kita.

“Unholy” menampilkan komposisi musik dan aransemen yang gelap dengan beat yang keras, rif guitar yang agresif di padukan dengan petikan “Panting” Membawa pendengar masuk kedalam nuansa musikalitas yang kelam dan imersif. Sementara itu disisi vokal, Vero, vokalis “Finalmorph” bernyanyi secara keras penuh scream dan teriakan yang menggambarkan keberadaan batin terdalam penuh keputus-asa-an, perlawanan, sekaligus harapan untuk perubahan menuju lepas dari belenggu kegelapan.

Finalmorph
Finalmorph

“𝗙inalmorph” adalah band yang mengusung genre modern metal yang berasal dari kota Banjarmasin, tepatnya di Kalimantan Selatan, Indonesia.Band ini dibentuk pada tahun 2023 oleh salah satu personilnya yaitu 𝗝𝗶𝗺𝘀. Saat ini “Finalmorph” eksis dengan Formasi terbarunya yaitu Vero (Vocal), Jims (Guitar), Ello (drum) dan Calvyn (Bass).

Finalmorph
Finalmorph

Pada tahun 2024 “𝗙inalmorph” merilis single pertamanya yang berjudul “𝗖ivil War” dan pada 2025 resmi merilis EP pertama berjudul “Mental 𝗛ealth”. “𝗙inalmorph” pernah sukses menggelar “𝗠𝗲n𝘁𝗮𝗹 𝗛𝗲𝗮𝗹𝘁𝗵 𝗧𝗼𝘂𝗿 𝟮𝟬𝟮𝟱” di Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. Dengan formasi terbaru, “𝗙inalmorph” optimis untuk berkarya lebih kreatif, unik dan menambah warna baru dalam musikalitas mereka.

 

Duet Slamet Rahardjo dan Widyawati bikin seru film CLBK

0
Cerita Drama Romantis dengan pemeran dua orang anak muda mungkin sudah biasa. Tapi Kakek-Nenek terlibat asmara setelah lama tak jumpa? Mungkin banyak yang tidak menyangka. Cerita manis berbalut konflik keluarga dengan pemeran aktor-aktor papan atas Indonesia berjudul CLBK (Cinta Lama Babak Kedua), resmi tayang di bioskop tanah air pada 2 Juli 2026 nanti.
Presscon film CLBK
Presscon film CLBK

Terlibat cinta yang tidak selesai membuat Akung Abi (Slamet Rahardjo) dan Nin Sita (Widyawati) menjadi poros persoalan dari premis film CLBK ini. Diperankan dengan sangat baik oleh dua aktor Dilengkapi dengan chemistry manis dari Abi (Yusuf Mahardhika) dan Sita (Gisellma Firmansyah) sebagai pasangan muda di tahun 70-an, alur film menjadi terasa lebih unik.

Bagi penonton yang ingin melihat Sintya Marisca berakting di layar lebar, CLBK (Cinta Lama babak Kedua) menjadi film yang tepat untuk dinikmati. Berperan sebagai Ambar yang cintanya dipertaruhkan, Sintya tampil memikat saat berakting dengan Iskak Khivano yang berperan sebagai Raka.

Ansemble pemain laris juga ditampilkan dengan rapi dan sangat baik di film CLBK ini. Sebut saja Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, dan Annisa Kaila.

Sutradara dan Penulis film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua), Ivander Tedjasukmana mengatakan, “Film ini sudah lama tersimpan dalam ‘library’ saya, hampir 10 tahun. Baru dapat kesempatan tahun lalu bisa diproduksi, dan tayang 2026 ini. Luar biasa banget sih rasanya”, “dan men-direct dua orang senior dalam satu frame itu jadi tantangan tersendiri untuk saya, tapi yaa namanya senior, dikasih arahan sedikit sudah langsung paham. Saya belajar banyak sama mereka,” tambah Ivander ketika mengomentari momen saat shooting bersama Pak Slamet Rahardjo dan Ibu Widyawati.

Presscon film CLBK
Presscon film CLBK

Pernyataan tentang kepuasan terhadap film ini juga disampaikan oleh Vladimir Rama, Co Producer sekaligus Founder MIR Productions,

“Premis film ini tidak biasa, meskipun pengalaman bisa saja terjadi pada kita semua. Kita butuh film-film seperti ini untuk bisa dinikmati oleh pecinta film Indonesia. Saya puas dengan hasilnya”, “Meskipun genrenya drama romantis, tapi bumbu komedinya cukup kental. Para cast sangat bisa

memainkan semua perannya dengan sangat baik. Kalau ingin membuktikan seperti apa adu akting lintas generasi, silahkan saksikan filmnya 2 Juli nanti di Bioskop ya”, lanjut Rama saat  ditemui pada Press Conference 26 Juni 2026 di XXI Epicentrum Jakarta.

Sinopsis CLBK (Cinta Lama Babak Kedua)

“Cinta Lama Babak Kedua” adalah kisah tentang Raka dan Ambar, dua insan muda yang tengah mempersiapkan pernikahan mereka. Namun kebahagiaan itu mendadak runtuh saat Sita, nenek Raka, membatalkan acara keluarga setelah mengetahui bahwa Abi, kakek Ambar, adalah cinta lama yang pernah menghancurkan hatinya di masa muda.

Presscon film CLBK
Presscon film CLBK

Ambar berusaha mendamaikan masa lalu dengan membujuk Aby untuk meminta maaf. Namun, upaya ini justru membuka luka lama yang memperburuk hubungan Sita dan Abi. Ketegangan ini merambat ke generasi muda, Raka dan Ambar pun mulai saling menjauh demi membela orang tua mereka masing-masing.

Segalanya berubah saat secara tak sengaja Sita dan Abi kembali dipertemukan di Bandung. Melihat peluang ini, Raka dan Ambar meninggalkan mereka berdua agar bisa berdamai. Namun

yang terjadi justru mengejutkan api cinta lama menyala kembali. Hubungan yang memburuk antara Raka dan Ambar kini justru diperparah oleh kekecewaan atas romansa tak terduga dari kakek-nenek mereka.

Tayang 16 Juli, film “Cek Khodam” membalik pola film horor

0
Fenomena viral ”cek khodam”yang sempat ramai di media sosial Indonesia kini diangkat ke layar lebar melalui film horor komedi terbaru produksi Dee Company berjudul “Cek Khodam”. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026.
Presscon Film "Cek Khodam"
Presscon Film “Cek Khodam”

Mengusung konsep segar, ”Cek Khodam” membalik pola umum film horor. Jika biasanya manusia takut pada hantu, film ini justru menampilkan para hantu dan penghuni dunia khodam yang panik karena manusia mulai tidak takut lagi kepada mereka.

Film ini bercerita tentang kekacauan yang terjadi ketika angka ketakutan manusia terus merosot. Para penghuni dunia khodam mulai berusaha mempertahankan eksistensi mereka agar tidak punah.Di tengah situasi tersebut, tiga sahabat tanpa sengaja terlibat dalam konflik besar yang dapat menentukan nasib dunia khodam dan dunia manusia.

“Cek Khodam” juga menjadi film layar lebar pertama bagi Jirayut. Setelah dikenal luas sebagai penyanyi dan presenter, Jirayut kini menunjukkan sisi baru dirinya melalui film komedi horor yang penuh kejutan.

Kehadiran Jirayut menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Energi komedi, karakter yang dekat dengan masyarakat, dan popularitasnya di berbagai kalangan diharapkan dapat memberi warna baru dalam perfilman Indonesia.

Film ini turut menghadirkan berbagai karakter gaib dengan kepribadian unik, mulai dari Noni Belanda, Genderuwo,Pocong Karuhun,hingga sejumlah penghuni dunia khodam lainnya. Mereka tidak hadir untuk menakut-nakuti manusia, melainkan berjuang menyelamatkan dunia mereka sendiri.

Produser Dee Company, Dheeraj Kalwani,mengatakan bahwa Cek Khodam lahir dari fenomena yang sangat dekat dengan masyarakat.

“Cek Khodam lahir dari fenomena yang sangat dekat dengan masyarakat. Kami melihat bagaimana tren ini menjadi bagian dari percakapan sehari-hari dan kemudian mengembangkannya menjadi sebuah horor komedi yang segar, lucu, dan relevan dengan kehidupan saat ini,” ujar Dheeraj Kalwani.

la juga menyampaikan antusiasmenya atas keterlibatan Jirayut dalam film ini. “Kami sangat antusias memperkenalkan Jirayut dalam debut film layar lebarnya. Kami percaya energi, komedi,dan kedekatannya dengan masyarakat akan menjadi salah satu daya tarik utama film ini,” tambahnya.

Selain menghadirkan tawa dan hiburan, “Cek Khodam” juga menyindir realitas kehidupan modern. Film ini menggambarkan bahwa ketakutan terbesar manusia saat ini sering kali bukan lagi berasal dari dunia gaib, melainkan dari persoalan hidup sehari-hari.

Melalui tawa, petualangan, dan kekacauan dunia khodam, film ini mengajak penonton menikmati hiburan yang ringan, segar, dan dekat dengan kehidupan masa kini.

Voice of Baceprot siap hajar panggung Copenhell 2026

0
Trio metal asal Indonesia, Voice of Baceprot (VOB), kembali menorehkan pencapaian penting di kancah musik internasional. Setelah serangkaian penampilan di berbagai festival dan panggung dunia, kini VOB akan tampil di Copenhell 2026, festival music rock dan metal terbesar di Denmark yang berlangsung pada 24–27 Juni 2026 di Copenhagen. VOB dijadwalkan tampil pada Jumat, 26 Juni 2026 di panggung Gehenna.
Poster Copenhell_VOB
Poster Copenhell_VOB

Keikutsertaan Voice of Baceprot dalam Copenhell menjadi tonggak penting bagi perjalanan band yang beranggotakan Firda Kurnia (vokal dan gitar), Widi Rahmawati (bass), dan Euis Siti Aisyah (drum). Festival ini dikenal sebagai salah satu perhelatan musik metal paling prestisius di kawasan Skandinavia dan secara rutin menghadirkan nama-nama besar dari berbagai generasi dan subgenre musik keras dunia.

Pada edisi 2026, Copenhell menghadirkan jajaran musisi internasional seperti Iron Maiden, Bring Me The Horizon, Alice Cooper, Anthrax, Sepultura, dan banyak lagi nama besar lainnya. Voice of Baceprot menjadi salah satu perwakilan Asia Tenggara yang tampil dalam daftar tersebut.

“Kami merasa terhormat mendapatkan kesempatan untuk tampil di Copenhell. Bagi kami, ini bukan hanya tentang memainkan musik di festival metal besar, tetapi juga membawa cerita, semangat, dan suara dari Indonesia ke hadapan audiens global,” ujar Voice of Baceprot dalam keterangan resmi.

Voice Of Baceprot at Pestapora
Voice Of Baceprot at Pestapora

Partisipasi ini melanjutkan perjalanan internasional VOB yang dalam beberapa tahun terakhir semakin aktif menjangkau audiens global melalui tur, festival, dan kolaborasi lintas negara. Berangkat dari Garut, Jawa Barat, VOB terus membuktikan bahwa musik dapat melampaui batas geografis, budaya, maupun bahasa.

Penampilan di Copenhell 2026 juga menjadi momentum bagi Voice of Baceprot untuk memperkenalkan materi-materi terbaru mereka kepada komunitas metal internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta musik keras dunia.

Voice of baceprot - by @yyoeelll
Voice of baceprot – by @yyoeelll

Sejak terbentuk pada 2014, Voice of Baceprot telah dikenal melalui perpaduan thrash metal, rap metal, dan rock progresif yang dibalut dengan lirik-lirik kritis mengenai isu sosial, lingkungan, hingga kebebasan berekspresi.

Konsistensi tersebut telah membawa mereka tampil di berbagai panggung internasional dan mendapatkan pengakuan dari media serta komunitas musik dunia.

The Saos Tomat rilis single pembuka EP berjudul “Jimmy Go”.

1
Setelah lama menjadi bagian dari skena punk rock dan rock n roll sejak era 70-an, “The Saos Tomat” akhirnya resmi kembali meramaikan industri musik Indonesia lewat single berjudul “Jimmy Go” yang dirilis pada bulan Mei 2026 lalu di seluruh digital streaming platform.
Artwork The Saos Tomat - Jimmy Go
Artwork The Saos Tomat – Jimmy Go
Mengusung warna musik punk rock dan rock n roll khas “The Saos Tomat”, “Jimmy Go” hadir sebagai lagu penuh energi yang merepresentasikan semangat hidup dan perjuangan sehari-hari. Lagu ini menceritakan bahwa sebenarnya kita semua adalah “Jimmy” sosok yang terus bekerja keras siang dan malam demi menjalani hidup dengan penuh semangat.

Dengan aransemen yang agresif, penuh drive, namun tetap easy listening, “Jimmy Go” menjadi penanda kembalinya “The Saos Tomat” dengan semangat baru tanpa meninggalkan karakter musik mereka yang telah dikenal sejak lama.

Single ini juga menjadi langkah awal menuju project berikutnya, di mana “The Saos Tomat” telah mempersiapkan mini album terbaru yang akan dirilis tahun ini dan berisikan 5 lagu baru.

Selain tersedia di seluruh DSP, “The Saos Tomat” juga telah merilis official music video untuk “Jimmy Go” yang di rilis melalui kanal youtube Delapan Musik pada tanggal 7 Juni 2026.

The Saos Tomat
The Saos Tomat

Kembalinya “The Saos Tomat” bukan hanya menjadi nostalgia bagi para penikmat musik rock era 70-an, tetapi juga menjadi bukti bahwa energi punk rock dan rock n roll tetap hidup dan relevan hingga hari ini.

“Jimmy Go” sudah dapat didengarkan sekarang di berbagai platform musik digital favorit kalian.