Di tengah hiruk-pikuk dinamika sosial dan politik saat ini, musisi Ical Jenggo kembali hadir membawa keresahan publik melalui karya Galang D’Conslet yang berjudul “Pejabat Rakus”. Single ini resmi dirilis ke pasar musik tanah air melalui kerjasama label Jejak Creative Playground dan Stoodio Music.

Lagu ini menjadi manifestasi dari kegelisahan mendalam akan fenomena penyalahgunaan jabatan yang kian marak terjadi. Lahir dari pengamatan sehari-hari, “Pejabat Rakus” menyoroti ironi di mana kursi jabatan yang seharusnya menjadi amanah untuk melayani rakyat, justru kerap disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Ical Jenggo dan Galang D’Conslet, melalui liriknya yang lugas dan berani, menyentil realitas hukum yang sering kali terasa tajam ke bawah namun tumpul ke atas.
“Lagu “Pejabat Rakus” dari Ical Jenggo feat Galang D’Conslet ini bukan ditujukan kepada sosok atau individu tertentu, melainkan cerminan dari fenomena sosial yang sudah terlalu lama kita saksikan. Jabatan adalah amanah, bukan hak milik. Jika ada yang merasa tersinggung, mungkin itu karena pesannya tepat sasaran,” ujar Galang.
Pemilihan genre Ska/Reggae dalam lagu ini bukanlah tanpa alasan. Ical Jenggo sengaja memadukan lirik kritik sosial yang tajam dengan irama musik yang santai dan mudah diterima semua kalangan. Baginya, musik adalah medium paling halus namun ampuh untuk menyampaikan kebenaran tanpa terkesan menggurui.
“Saya ingin kritik keras ini terasa seperti teman bicara, bukan ceramah. Musik reggae dan ska selalu identik dengan semangat kebebasan, keadilan, dan suara rakyat. Inilah cara saya memastikan pesan ini masuk ke hati dan pikiran pendengar dengan cara yang menyenangkan,” tambah Ical.
Ical meyakini bahwa di era informasi yang bising ini, musik tetap menjadi alat kritik sosial yang sangat efektif dan tahan lama. Mengacu pada musisi legendaris seperti Iwan Fals yang karyanya tetap relevan hingga kini, Ical berkomitmen untuk terus menyuarakan keresahan masyarakat.



